8/14/2009

Alat Vital Pria

Penis ( Mr "P" )pria mempunyai ukuran dan bentuk yang berbeda-beda, tapi salah anggapan yang mengatakan bahwa prestasi senggama diborong oleh mereka yang penisnya besar.Banyak kekahawatiran para pria tentang ukuran alat vitalnya yang selalu dirasakan tidak cukup besar unuk memenuhi saluran vital wanita pasangannya.Hal ini dapat kita lihat dari larisnya obat-obat yang dapat membuat Mr. "P" bertambah gede dan perkasa atau pengobatan-pengobatan alternatif seperti Mak Erot pun jadi pilihan untuk dapat meningkatkan kinerja si Mr "P"

Kenyataannya, ukuran bukanlah patokan agar dapat memuaskan pasangan dalam hubungan intim. Karena hubungan intim bukanlah bentuk adu otot dalam kejuaraan olimpiade. Dan vagina ( Miss "V" ) wanita selalu dapat menyesuaikan ukuran Mr "P" yang masuk ke daerah mereka dan rangsangan terhadap clitoris (kelentit) wanita juga tidak tergantung pada panjangnya si Mr "P" . Jadi prestasi anda diranjang bukanlah berapa panjang Mr "P" yang anda miliki tetapi tergantung kepada bagaimana cara anda menggunakannya.

Daerah paling senstif atau yang dikenal titik G Spot bagi wanita justru terletak pada bagian depan dari liang Miss "V" yaitu kira-kira 1/3 dari panjang liang tersebut diukur dari liang depan. Bagian ini disebut orgasmic platform. Karena itulah pertemuan antara MR "P" dan Miss "V" yang paling mengesankan terletak di bagian ini.Oleh karena itu Mr "P" yang mempunyai ukuran 7 cm pun akan dapat menyentuh daerah yang paling sensitif dari wanita dan dapat membuatnya mencapai orgasme.

Ukuran normal MR "P" untuk pria di Asia Tenggara adalah rata-rata 8 - 13 cm. dan ukuran untuk pria bule normalnya adalah 11 - 17 cm. Harap diperhatikan cara mengukurnya adalah dari pangkal Mr "P" sebelah atas hingga ke ujung Mr "P" .Salah kalau anda mengukurnya dari bagian bawah atau samping.

Nah sekarang bagaimana dengan ukuran Miss "V" ? Menurut Dr. Masters dan Johnson ukuran Miss "V" bagi wanita normalnya berkisar antara 9 cm kala tidak terangsang. Dalam pengaruh birahi Miss "V" ini akan mengembang mencapai 12 cm dimana masih bisa melar lagi secara mekanis hingga mencapai 17 cm. Jadi Mr "P" yang mempunyai panjang 17,5 cm akan persis memenuhi batas toleransi jaringan Miss "V" apabila dibenamkan seluruhnya. Mr "P" yang mempunyai ukuran 20 cm tentunya akan mendatangkan kesakitan pada wanita apa bila di celupkan seluruhnya ke Miss "V" hal ini membuat si wanita kesakitan dan tidak akan mencapai orgasme.

Jadi intinya semua yang terlalu tidaklah baik. Syukurilah apa yang telah diberikan Allah kepada kita. Dan nikmati dan pelajari bagaimana memakainya agar benar-benar dapat berguna secara maksimal.

Masih pusing dengan ukuran Mr "P" anda ???? Mudah-mudahan setelah membaca artikel ini anda dapat lebih percaya diri dalam melakukan hubungan intim. Karena kemampuan Mr "P" ini juga bergantung kepada pikiran anda secara psikologis. Jadi kalau anda tidak PD (percaya diri) maka si Mr "P" akan KO lebih cepat dari yang seharusnya. Read More.. Read More..

Variasi posisi Sex

Munculnya istilah Pria Idaman Lain atau Wanita Idaman Lain yang berujung pada perceraian bisa jadi karena ada kejenuhan dalam berhubungan seks. Kurangnya variasi dalam berhubungan disinyalir kerap menjadi masalah, meski ada yang lain juga.
Untuk itu, ginekolog dan konsultan seks Boyke Dian Nugraha pada satu kesempatan seminar di Jakarta, membagikan tips-tips variasi dalam hubungan badan. "Ada enam posisi yang lazim dilakukan pasangan suami isteri," kata Boyke tanpa ada kesan ragu.
Posisi yang dimaksud adalah perempuan berbaring terlentang sedang pria di atas, pria berbaring terlentang dan perempuan di atasnya, perempuan dalam posisi lutut siku sedangkan pria dari belakang, posisi berdiri (terkadang perempuan digendong), menyamping, dan posisi duduk (terutama jika si isteri hamil).
"Keenam posisi dasar ini bisa dikembangkan menjadi berbagai posisi lagi," kata Boyke. Pengembangannya bisa dengan kaki perempuan diangkat atau pinggul perempuan diganjang dengan bantal (untuk mendapatkan keturunan).
Selain itu ada 3 variasi seks yang tampaknya belum umum tetapi menurut Boyke masih dianggap normal. Pertama, manipulasi klitoris dengan jari. Kedua, manipulasi urogenital. Variasi kedua ini dilakukan dengan cara memainkan alat kelamin dengan mulut, entah dengan menjilat-jilat, mengulum, dan menyedot pelan.
Istilahnya felasio dan kunilingus. Kunilingus berasal dari bahasa Latin cunnus yang berarti vulva (organ seks luar wanita), dan lingere yang berarti menjilat. Felasio berasal dari bahasa latin fellare yang artinya menghisap.
Setiap bentuk seks oral bisa dilakukan dengan cara satu orang merangsang pasangannya, ataupun keduanya saling merangsang organ genital secara bersamaan. Seks oral yang dilakukan dengan cara bersamaan umumnya dikenal dengan nama '69'.
Ketiga, masturbasi. Artinya pemuasan diri sendiri tanpa koitus (berhubungan seks). Biasanya dilakukan dengan tangan atau alat lainnya. "Ini tetap penting, karena tidak mungkin jika perempuan yang sedang dapet (haid) melakukan hubungan seks," pungkas Boyke.
Boyke mengharapkan dengan pengetahuan berbagai variasi dalam hubungan seks tersebut, para pasangan bisa menjalin kesetiaan satu sama lain sehingga terhindar dari ancaman selingkuh.
Read More.. Read More..